Bristle, Kuas Dari Bulu Babi

kuas bristle terbuat dari bulu babi

 

Ketika saya mengunjungi toko alat tulis untuk membeli pulpen, saya kaget karena saya melihat ada kuas yang berlabelkan ‘bristle‘. Saya jadi teringat dengan artikel yang pernah saya baca. Artikel itu mengatakan kalau kuas dengan kata ‘bristle‘ adalah kuas yang berasal dari bulu babi.

kata ‘Bristle’ dalam kamus Webster berarti bulu babi. Demikian juga menurut artikel di situs wikipedia mengenai ‘brush‘, ada 3 macam bristle, salah satunya adalah ‘China Bristle‘ yang sama dengan  ”Hog Bristle” . Hog ini artinya adalah “babi peliharaan” Kata kunci yang menunjukkan identitas kuas putih ini adalah tulisan Bristle pada gagang kuas.

Beredarnya kuas bulu babi di lingkungan umat muslim tentu berbahaya. Kuas tidak hanya digunakan untuk melukis atau mengecat, tapi juga untuk mengoleskan mentega, selai, minyak pada makanan.

Karena terbuat dari bulu babi, maka kuas tersebut najis, sehingga bila dipergunakan untuk mengoles roti, maka roti tersebut terkena najis. Singkatnya, benda najis hukumnya haram dimakan. Menurut Prof KH Ali Mustafa Yaqub, MA hukum produk yang berasal dari kulit babi dan turunannya, keharamannya sama dengan hukum babi. Produk tersebut diharamkan seperti halnya daging babi. Kita tidak perlu melirik pendapat yang mengatakan bahwa kulit babi itu halal atau boleh dimakan dan dimanfaatkan, dikarenakan Al-Quran hanya menyatakan keharaman babi pada dagingnya saja. Seperti yang sudah disebutkan ,“Diharamkan bagi kalian (memakan) bangkai, darah, daging babi.”(QS.Al Maidah: 3).

Keharaman babi termaktub di dalam Al-Quran. niatnya adalah najis. Keharaman babi ini. meskipun yang tercantum dalam beberapa ayat al-Quran hanyalah dagingnya saja, tetapi hukumnya mencakup seluruh bagian organnya, termasuk tulang dan bulunya

Lantas bagaimana cara kita mengetahui apakah kuas yang kita pergunakan terbuat dari bulu babi atau tidak?

Untuk membedakan apakah bulu kuas yang kita pergunakan berasal dari bulu/rambut babi atau yang lain dilakukan dengan cara yang sangat mudah dan sederhana. Bulu binatang mengandung suatu protein yang disebut keratin. Keratin merupakan salah satu kelompok protein yang dikenal sebagai protein serat. Sebagaimana halnya protein, maka rambut/bulu yang mengandung keratin saat dibakar akan menimbulkan bau yang khas. Bau khas tersebut sama ketika kita mencium aroma daging yang dipanggang. Sementara bila kuas itu terbuat dari ijuk, sabut, atau plastik, maka pasti tidak akan mengeluarkan aroma spesifik selain bau abu pembakaran. Selain ciri-ciri tadi, kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi masih memiliki perbedaan pada warna. Kuas yang terbuat dari bulu/rambut babi biasanya berwarna putih. Biasanya kuas yang berwarna putih nan lembut itu harganya lebih tinggi dibanding barang serupa. Pastinya, hati-hati dengan kuas berlabel bristle. (dari berbagai sumber)

7 thoughts on “Bristle, Kuas Dari Bulu Babi

  1. Pingback: Peralatan Bulu Tangkis Haram

  2. Informasi mengenai ada kuas yg terbuat dr bulu babi memang benar. Tapi yg harus saya luruskan disini adalah istilah “BRISTLE”. BRISTLE bukan berarti bulu babi. Coba pelajari lagi arti kata BRISTLE. Jadi bukan berarti semua produk yg ada tulisan BRISTLE pada komposisinya itu adalah bulu babi. Mohon kedewasaannya dalam menyampaikan informasi. Terima kasih. Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s