Tempat Tertua di Bumi

Antartika, mungkin terlihat seperti benua mati, tapi benua ini pernah sibuk dengan berbagai macam kehidupan – hanya sedikit yang masih selamat.

Bukit Friss Antartikatidak banyak berubah dalam 20 juta tahun terakhir – yang membuatnya menjadi tempat utama bagi para ilmuwan untuk mencari fosil. Kredit: Adam Lewis / North Dakota State University

Bukit Friss Antartika telah mati dan kering. Tak banyak yang bisa ditemukan selain kerikil, pasir, dan bebatuan. Suhu di sini berada pada -50 derajat Celsius selama musim dingin, dan jarang naik di atas -5 ° pada musim panas. Tapi ada rahasia luar biasa tersembunyi tepat di bawah permukaannya.

Adam Lewis dan Allan Ashworth, dua ilmuwan dari North Dakota State University, menemukan sesuatu yang mengejutkan ketika menggali tanah di antartika. Mereka menemukan ratusan kumbang mati, ranting kayu, potongan lumut kering dan potongan tanaman lainnya. Tanaman dan serangga ini telah mati selama 20 juta tahun – atau 4.000 kali lebih lama dari mumi Mesir.

Lumut yang Allan Ashworth dan Adam Lewis gali di perbukitan Friis telah mati dan kering selama 20 juta tahun. Tetapi ketika para ilmuwan menempatkannya dalam air, mengembung, lembut dan licin sekali lagi. Kredit: Allan Ashworth / North Dakota State University

Daun dari pohon beech selatan di Pulau Tasmania, Australia, terlihat hampir persis seperti cetakan daun berumur 20-juta tahun yang ditemukan di perbukitan Friis oleh Adam Lewis dan Allan Ashworth. Kredit: Allan Ashworth / North Dakota State University

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s